Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan lonjakan signifikan pada perdagangan Sabtu pagi (7/2). Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia, harga emas kini berada di level Rp2.920.000 per gram setelah mengalami kenaikan drastis dari hari sebelumnya. Bahkan, angka ini menjadi rekor tertinggi baru yang mengejutkan banyak investor di tengah fluktuasi pasar global yang tidak menentu.
Kenaikan harga ini mengikuti tren penguatan harga emas dunia yang terus merangkak naik akibat ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi. Oleh karena itu, emas kembali membuktikan perannya sebagai instrumen investasi aman (safe haven) bagi masyarakat Indonesia. Banyak warga kini mulai memantau pergerakan harga secara intensif guna menentukan waktu yang tepat untuk bertransaksi.
Detail Harga dan Pajak Pembelian
Bagi konsumen yang berencana membeli emas, harga tersebut belum termasuk pajak sesuai dengan regulasi pemerintah yang berlaku. Selain itu, pajak PPh 22 sebesar 0,45 persen berlaku bagi pembeli yang memiliki NPWP saat melakukan transaksi di butik Antam. Sebab, kepatuhan pajak menjadi bagian penting dalam setiap transaksi aset berharga di tanah air.
Akibatnya, harga bersih yang harus pembeli bayar akan sedikit lebih tinggi setelah penambahan komponen pajak tersebut. Namun, bagi pembeli tanpa NPWP, pemerintah mengenakan tarif pajak yang lebih besar yaitu sebesar 0,9 persen. Selanjutnya, Antam juga merilis daftar harga untuk berbagai ukuran mulai dari 0,5 gram hingga batangan seberat 1.000 gram.
Pergerakan Harga Buyback (Buyback Price)
Harga pembelian kembali atau buyback oleh Antam juga mengalami penyesuaian yang cukup signifikan mengikuti kenaikan harga jual. Bahkan, selisih antara harga jual dan harga beli kembali tetap terjaga

Baca juga:Populer Global: Bill Gates soal File Epstein, DPR Malaysia Ricuh
agar pasar emas tetap likuid bagi para pedagang. Oleh sebab itu, masyarakat yang ingin menjual kembali emas mereka akan mendapatkan keuntungan yang lumayan jika membelinya pada tahun-tahun lalu.
“Emas tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk menjaga nilai kekayaan mereka dari inflasi. Oleh karena itu, tren kenaikan ini merupakan sinyal positif bagi para pemegang aset logam mulia,” ujar seorang analis pasar modal.
Selanjutnya, para pakar menyarankan investor untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru melakukan aksi jual besar-besaran. Dengan demikian, portofolio investasi Anda akan tetap stabil meskipun kondisi ekonomi makro sedang mengalami gejolak yang hebat.
Proyeksi Pasar Emas Pekan Depan
Banyak pengamat memprediksi harga emas masih memiliki ruang untuk terus menguat dalam beberapa pekan ke depan. Sebab, permintaan fisik emas di pasar Asia cenderung meningkat menjelang perayaan hari besar keagamaan dan musim pernikahan. Oleh karena itu, masyarakat perlu terus memperbarui informasi harga harian melalui kanal resmi milik Antam.
Berikut adalah ringkasan harga emas Antam Sabtu ini:
-
Harga 0,5 Gram: Berada di kisaran Rp1.510.000.
-
Harga 10 Gram: Mencapai angka Rp28.700.000.
-
Harga 100 Gram: Menyentuh level Rp286.000.000.
Sebagai tambahan, ketersediaan stok di berbagai butik emas mungkin akan terbatas karena tingginya minat masyarakat pada pagi hari ini. Sebagai penutup, kenaikan harga ke Rp2,92 juta ini mempertegas bahwa emas adalah aset yang sangat tangguh di masa krisis. Dengan demikian, Anda dapat mempertimbangkan emas sebagai bagian dari rencana keuangan jangka panjang keluarga Anda.









