Amurang – Ajang Pemilihan Putra Putri SMAN 7 Manado kembali digelar tahun ini dan telah memasuki edisi ke-8. Puluhan siswa dan siswi dari berbagai kelas antusias mengikuti rangkaian seleksi, termasuk tes akademik serta wawancara, yang menjadi tahapan penting dalam menentukan finalis terbaik.
Antusiasme Peserta
Sejak dibuka, ajang tahunan ini menarik minat puluhan siswa. Mereka datang dengan penuh persiapan, mulai dari materi akademik hingga kemampuan berbicara di depan umum. Bagi para peserta, kesempatan ini bukan sekadar kontestasi kecerdasan dan penampilan, tetapi juga ajang pembuktian diri sebagai generasi muda yang berprestasi.
“Ini pengalaman berharga. Kami bukan hanya dituntut tampil percaya diri, tetapi juga harus punya wawasan luas dan kepekaan sosial,” kata salah seorang peserta dari kelas XI.
Tahapan Seleksi: Akademik dan Wawancara
Seleksi tahun ini diawali dengan tes akademik yang mengukur pengetahuan umum, kemampuan logika, serta wawasan kebangsaan. Setelah itu, peserta menjalani wawancara dengan dewan juri yang terdiri dari guru dan alumni.
Dalam sesi wawancara, peserta diuji kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta pandangan mereka mengenai isu-isu pendidikan dan sosial. “Tes wawancara ini penting untuk melihat karakter, kecerdasan emosional, dan kepribadian peserta,” jelas salah satu guru yang menjadi juri.

Baca juga: Muspika dan Warga Liktim Kolaborasi Dengan PT MSM Bersihkan Sungai Marawuwung
Tujuan dan Harapan Ajang
Kepala SMAN 7 Manado menjelaskan bahwa Pemilihan Putra Putri bukan sekadar lomba adu kepintaran dan penampilan. Ajang ini menjadi wadah pembinaan siswa agar memiliki kualitas unggul di bidang akademik, kepribadian, serta keterampilan sosial.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah membentuk siswa yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Putra Putri SMAN 7 akan menjadi role model bagi teman-temannya, sekaligus duta sekolah di berbagai kegiatan,” ujarnya.
Ajang ke-8: Bukti Konsistensi
Tahun 2025 menandai penyelenggaraan ke-8 Pemilihan Putra Putri SMAN 7 Manado. Konsistensi ini menunjukkan bahwa kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari sekolah, guru, dan siswa. Sejak pertama kali digelar, ajang ini telah melahirkan banyak alumni yang sukses di berbagai bidang.
Sejumlah mantan Putra Putri SMAN 7 kini bahkan berkiprah sebagai mahasiswa berprestasi, aktivis, hingga perwakilan dalam ajang serupa di tingkat kota maupun provinsi.
Dukungan Guru dan Orang Tua
Guru-guru di SMAN 7 Manado turut memberikan dukungan penuh, dengan membimbing peserta sejak tahap persiapan. Tak ketinggalan, para orang tua juga antusias memberikan semangat kepada anak-anak mereka yang ikut serta.
“Ini kesempatan bagus untuk melatih mental anak-anak agar siap menghadapi tantangan di masa depan,” kata salah satu orang tua peserta.
Penutup
Ajang Pemilihan Putra Putri SMAN 7 Manado edisi ke-8 tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga ruang pembelajaran penting bagi siswa. Dengan melalui seleksi akademik dan wawancara, peserta diharapkan mampu mengembangkan diri menjadi pribadi yang berwawasan, berkarakter, dan siap membawa nama baik sekolah ke level yang lebih tinggi.









