AMURANG– Anggota DPRD Kota Manado, Royke Anter, meminta instansi terkait untuk menindak tegas agen dan pangkalan LPG nakal. Langkah ini bertujuan untuk menghentikan praktik penjualan gas subsidi di atas harga eceran tertinggi yang sangat merugikan warga. Selain itu, legislator tersebut menekankan pentingnya pengawasan lapangan guna mencegah aksi penimbunan stok oleh oknum tidak bertanggung jawab. Tim dinas perdagangan kini fokus melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah titik distribusi di seluruh wilayah kecamatan. Upaya ini akan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dalam mendapatkan energi murah.
Pihak otoritas daerah menilai bahwa stabilitas harga bahan bakar dapur sangat krusial bagi kesejahteraan ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, Royke Anter mengajak seluruh jajaran Satpol PP untuk turut serta mengawal kelancaran distribusi gas elpiji. Hal ini sangat penting guna memastikan setiap tabung gas melon sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar berhak. Kehadiran pengawasan ketat ini membawa semangat baru bagi penegakan aturan perdagangan pada tahun 2026. Seluruh pangkalan resmi harus tetap mematuhi aturan jam operasional serta kuota penjualan harian kepada pelanggan tetap.
Mengoptimalkan Sanksi dan Kepatuhan Penyalur Energi
Royke menegaskan bahwa pencabutan izin usaha harus tetap menjadi prioritas utama bagi pangkalan yang terbukti melanggar aturan. Sebab, pelanggaran yang berulang akan merusak sistem distribusi energi nasional serta memicu keresahan sosial di tengah masyarakat. Kondisi ini tentu menuntut adanya koordinasi yang solid antara Pemerintah Kota Manado dan pihak Pertamina setempat. Terutama, transparansi mengenai ketersediaan stok di tingkat pangkalan akan menjadi fokus utama pengawasan pekan ini. Pemerintah juga menyiapkan berbagai langkah mitigasi guna mengantisipasi kelangkaan barang akibat gangguan jalur logistik.
Pihak Pertamina juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas monitoring penyaluran melalui platform digital yang lebih transparan. Selanjutnya, sistem pelaporan mengenai kecurangan agen akan
Baca Juga:Ekspor Sulut Tembus US$1,2 Miliar di Era YSK–Victory:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/SINERGI-Gubernur-Yulius-Selvanus-Komaling-YSK-bergerak-GVJGJYI.jpg)
menggunakan kanal pengaduan warga guna memastikan setiap laporan mendapatkan respon cepat dari tim penindak lapangan. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengawasan serta memacu rasa tanggung jawab para mitra penyalur energi daerah. Sinergi yang kuat antara suara rakyat dan kebijakan pemerintah menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas harga. Royke optimis harga gas akan kembali stabil melalui penguatan pengawasan yang konsisten dan tanpa pandang bulu.
Harapan untuk Keadilan Distribusi Energi di Kota Manado
Oleh sebab itu, Royke Anter mengajak seluruh lapisan warga untuk senantiasa berani melaporkan setiap temuan harga yang tidak wajar. Sinergi yang harmonis antara wakil rakyat dan penduduk menjadi kunci utama bagi kemajuan ekonomi daerah yang bersih. Maka dari itu, semangat menjaga ketertiban perdagangan harus tetap terjaga guna mewujudkan pemerataan energi yang berkeadilan bagi semua. Masyarakat juga berharap agar tindakan tegas ini mampu memberikan efek jera bagi para mafia gas bersubsidi. Hubungan yang baik ini akan memberikan dampak positif bagi kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Sebagai penutup, permintaan tegas oleh Royke Anter merupakan bukti nyata komitmen legislatif dalam membela hak-hak konsumen kecil. Setelah itu, tim evaluasi akan segera menyusun draf rekomendasi kebijakan guna bahan pertimbangan perbaikan sistem distribusi tahun depan. Akhirnya, kerja keras semua pihak akan membuat Kota Manado semakin aman serta nyaman dalam pemenuhan kebutuhan energi. Hal ini menjadi langkah nyata dalam memajukan standar pelayanan publik pada tahun 2026 ini. Semoga semangat pengabdian ini terus membawa berkah serta kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.









